Wali Kota soal Ormas: Jangan Sampai Bekasi Dianggap Kota Preman
Studio Tangkas - Video mengenai aksi ormas di Jalan Raya Narogong, Kota Bekasi, pada 23 Oktober 2019 viral. Keberadaan ormas pun menjadi perbincangan terutama terkait isu meminta pengelolaan parkir di 606 titik minimarket yang ada di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, Dandim 0507 Kolonel Inf Rama dan Ketua GIBAS Kota Bekasi Deny M Ali, mengklarifikasi hal itu, di Kompleks Pemkot Bekasi, Senin 4 November 2019.
"Ingin meluruskan persoalan medsos yang menyatakan sekarang ini Kota Bekasi tidak aman, nyaman, bahkan ada anekdot seperti kota preman," kata Rahmat Effendi seperti dikutip Pojok Bekasi (Jawa Pos Group).
Pepen, panggilan akrabnya, membenarkan ada pemberdayaan terhadap warga yang ia sebut belum mendapatkan kesempatan dari proses pembangunan.
"Tetapi dari pemberdayaan itu semua tentunya berjalan pada suatu ketentuan, rule of the game harus jadi kesepakatan semua pihak," imbuhnya.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, Dandim 0507 Kolonel Inf Rama dan Ketua GIBAS Kota Bekasi Deny M Ali, mengklarifikasi hal itu, di Kompleks Pemkot Bekasi, Senin 4 November 2019.
"Ingin meluruskan persoalan medsos yang menyatakan sekarang ini Kota Bekasi tidak aman, nyaman, bahkan ada anekdot seperti kota preman," kata Rahmat Effendi seperti dikutip Pojok Bekasi (Jawa Pos Group).
Pepen, panggilan akrabnya, membenarkan ada pemberdayaan terhadap warga yang ia sebut belum mendapatkan kesempatan dari proses pembangunan.
"Tetapi dari pemberdayaan itu semua tentunya berjalan pada suatu ketentuan, rule of the game harus jadi kesepakatan semua pihak," imbuhnya.
STUDIO TANGKAS adalah Agen Tangkas Online,
Agen Poker Online, Agen Poker GLX
Dapatkan BONUS CASHBACK TANGKAS 10%
"Jangan sampai dianggap kota preman, Bekasi ini kota patriot, kota ihsan, kota berbudaya. Nyaman dan aman untuk warga tinggal di Kota Bekasi," sambung Rahmat.
Ormas GIBAS Minta Maaf
Di tempat yang sama, Ketua GIBAS Kota Bekasi Deny M Ali memohon maaf atas pernyataan yang ia sampaikan pada demonstrasi 23 Oktober 2019.
Dalam video berdurasi 4 menit yang menayangkan pernyataan Ketua Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda; perwakilan mini market, dan perwakilan ormas, menjadi viral.
"Itu semua hanya ungkapan saja tidak ada maksud apa-apa dan kami ormas di Kota Bekasi ingin mendukung program pemerintah Kota Bekasi yang bersinergi dengan Polres Kota Bekasi dan Kodim Kota Bekasi. Intinya seperti itu," kata Deny.
Deny meminta agar hal yang telanjur viral tersebut dapat dihentikan. Selain itu ia juga mengatakan perihal ormas yang seolah menekan pemerintah termasuk TNI, Polri itu hanya sebatas ungkapan.
"Saya mohon maaf terhadap Pak Wali Kota, Pak Kapolres, dan Pak Dandim. Kita ormas kota Bekasi akan mengikuti aturan main di Kota Bekasi. Terima kasih," kata Deny.

Comments
Post a Comment